Membelah langit Gunung Tumpa

“Tak banyak orang tahu, ada gunung di kota Manado. Baru sedikit orang yang tahu, kita bisa bersepeda ke puncak gunung itu.”

inovasiCC| Gunung Tumpa memang punya sejuta pesona. Gunung yang terletak di dalam kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut) ini, memiliki ketinggian 750 meter dpl. Nah, karena ukuran gunung ini ‘cukup kecil’, maka cocok untuk para pendaki pemula atau apapun profesi Anda, yang ingin sekali menaklukkan gunung.

Gunung ini sebenarnya merupakan hutan lindung yang terdiri dari berbagai pepohonan yang di terdapat berbagai macam flora dan fauna eksotis. Selain rindang, lereng gunung ini ditumbuhi pohon kelapa, yang merupakan perkebunan kelapa milik rakyat. Lokasinya berada di Kelurahan Tongkaina, Kecamatan Bunaken. Hebatnya, jika berkendara dengan mobil ke arah puncak, dapat ditempuh selama 60 menit dari Zero Point.

Namun jika berkendara, parkirlah mobil Anda di pos terdepan, kemudian berjalanlah menikmati alam yang asri ini. Dengan demikian, deru kendaraan tak mengganggu ketenangan tempat ini. Apalagi, masih bisa ditemui berbagai satwa langka. Sama seperti taman-taman nasional yang terkenal di mana para pengunjung hanya diperbolehkan berjalan kaki, kecuali membawa peralatan paragliding.

Ada banyak kegiatan wisata alam lain yang bisa dilakukan, seperti tracking, bersepeda, downhill, yoga, dan camping.

Jalan menuju ke puncaknya cukup menguji adrenalin. Terdapat sejumlah tanjakan yang tinggi dan lembah-lembah yang curam, namun secara umum tidak berbahaya. Tubuh lelah dan air peluh yang keluar akan terbayar dengan rasa senang dan kagum jika Anda telah sampai di puncaknya.

Lokasinya sangat strategis untuk menyaksikan pemandangan ke arah daratan dan laut kota Manado. Pusat kota Manado, deretan bangunan di  kawasan Boulevard dan bukit-bukit yang memagari kota Manado di bagian tengah dan selatan tampak sangat indah.

Ke arah laut dari gunung yang indah ini, sudut mata langsung tertuju ke pulau-pulau wisata di teluk Manado, yaitu Manado Tua, Bunaken, Siladen, Mantehage dan Nain. Semuanya tampak seperti  terapung di atas air membentengi teluk Manado.

Di gunung Tumpa aktivitas wisata dapat dilakukan kapan saja. Tidak hanya pada waktu siang. Pada waktu pagi, sore dan malam hari pun bisa dilakukan. Waktu pagi hari merupakan lokasi yang baik untuk menyaksikan matahari terbit (sunrise). Pada sore hari merupakan lokasi yang menyenangkan menyaksikan matahari terbenam (sunset). Pada malam hari merupakan tempat yang wah menyaksikan panorama bulan purnama (full moon).

Di kawasan gunung yang ditetapkan sebagai hutan lindung ini terdapat bangunan bukit doa. Pada hari-hari tertentu, Gunung Tumpa dipilih sebagai tempat pelaksanaan kegiatan wisata religi. Gunung Tumpa ini memang telah menjadi primadona dan terkenal di kalangan masyarakat Manado.

Di saat banyak wisata modern seperti mall dibangun, Gunung Tumpa masih tetap dengan keanggunannya menyajikan wisata alam yang cantik dan indah. Bila Anda berkunjung ke Sulut, jangan lupa untuk mengunjungi Gunung Tumpa. Buktikan sendiri keindahan alam yang disajikan dari atas gunung ini.

Belajarlah untuk menyatu dengan alam dan jangan merusaknya terutama membuang sampah sembarangan, karena memang di sini tidak disediakan tempat sampah, bawa pulang sampahnya jangan tinggalkan di sini.

Semoga tempat ini selalu terjaga tanpa ada bangunan-bangunan baru lagi yang dapat membuat hutan asli ini menjadi hutan beton, karena tempat ini memang sudah sangat cantik secara alami.

Terima kasih untuk tim membuat video ini: Toar Pantouw Franky Kowaas Ferry Tjiang, Cindy Wurangian, Kristo Ivan Nanvie Tagah, Ricky Pitoy Tafuama, Petra Mandagi dan Hery Inyo Rm. (inovasi)

build_links(); ?>