‘Jurnalis trip’ AJI Manado gandeng pers mahasiswa

KEGIATAN AJI MANADO DAN MAHASISWA Sejumlah mahasiswa berpose setelah mengikuti Sekolah Jurnalistik Lingkungan AJI Manado. (foto: dokumentasi AJI Manado)

inovasiCC| Sejumlah jurnalis dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Manado melakukan perjalanan yang bertajuk ‘Jurnalis Trip’. Kegiatan lingkungan hidup yang menggandeng Pers Mahasiswa Politeknik Manado ini, merupakan kunjungan ke lima lokasi di Kota Manado, Minahasa dan Bitung.

Ketua AJI Manado Yoseph Ikanubun mengatakan, jurnalis trip adalah bagian dari program AJI dalam Jurnalisme Lingkungan yang bekerja sama dengan lembaga Development and Peace (DNP) dari Kanada.

“Jurnalis diharapkan bisa memberikan tulisan dan berita yang didapat selama perjalanan, dan hasil karya akan dinilai pada Jurnalis Award yang akan digelar pada awal Desember mendatang,” kata dia.

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah pusat pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumompo Manado. Selanjutnya rombongan mengarah ke pusat penyelamatan satwa dilindungi Tasikoki yang berada di kecamatan Kema kabupaten Minahasa Utara.

Masih di Minahasa Utara, trip berlanjut ke Desa Tumaluntung untuk melihat pengelolaan limbah kotoran babi, yang dijadikan biogas sehingga bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar. Masyarakat setempat menjadikan biogas sebagai sumber energi cahaya dan keperluan memasak.

Perjalanan lalu dilanjutkan ke Kabupaten Minahasa dengan mengunjungi Danau Tondano. Mereka kemudian mendapati adanya penyempitan dan pendangkalan danau yang diakibatkan tanaman eceng gondok.

Lokasi terakhir yang dikunjungi adalah Desa Rurukan yang masuk dalam wilayah administrasi Kota Tomohon. Desa yang terkenal dengan udara dingin ini menyajikan wisata agro dengan tanaman sayuran yang menghijau di perbukitan.

Sementara itu, Anggota Pers Mahasiswa Politeknik, Febriani Rahayu mengapresiasi kegiatan-kegiatan yang dilakukan AJI Manado kali ini, karena mendorong mahasiswa menghasilkan karya jurnalistik.

 “Kami berharap kegiatan yang bertemakan lingkungan hidup bisa menjadi agenda rutin,” tandasnya. (inovasi)

build_links(); ?>