Dulu aktivis Mapala, kini produsen cat ramah lingkungan

inovasi|CC Untuk mendukung kebutuhan industri kerajinan kayu, perabotan, kerajinan tangan, mainan, arsitektur, dan desain interior di Indonesia, telah hadir satu lagi perusahaan manufaktur yang khusus mengembangkan produk cat dan pelapis cat berbahan dasar air, lem perekat, serta berbagai bahan kimia industri yang aman dan ramah lingkungan.

Perusahaan ini diberi nama Bio Industries, yang mengawali aktifitas bisnisnya sejak tahun 2000, dan kini terus berkembang, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat dan perkembangan teknologi.

Sebagai perusahaan yang mendukung lingkungan, ternyata pemimpin perusahaan ini juga seorang pecinta alam. Adalah Z Arifin Wicaksono atau ‘Mas Becak’, begitu ia disapa, berlatar belakang sebagai anggota Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta.

Tentu sebagai mantan Mapala, menjadikan Mas Becak berkeinginan menciptakan kehidupan yang lebih baik pada orang lain, menciptakan lapangan pekerjaan baru namun juga menghasilkan produk yang ramah lingkungan.

Produk unggulan Bio Industries ini ialah cat. Mengapa cat yang dipilih? Ia pun memiliki alasan, bahwa saat ini semua orang menyukai keindahan, maka nilai-nilai keindahan ‘estetika’, harus diwujudkan dalam produk tetapi tetap menjaga kelestarian lingkungan.

Tentu yang paling menarik dari produk cat Bio Industries ini adalah berbahan dasar air, lem perekat, serta berbagai bahan kimia industri yang aman dan ramah lingkungan. Padahal, pembuatan dari semua cat, umumnya menggunakan bahan dasar thiner. Tapi karena tuntutan ramah lingkungan tersebut, membuat banyak perusahaan berlomba-lomba menciptakan produk ramah lingkungan, tak terkecuali Bio Industries ini.

Menanggapi isu global warming saat ini terus menjadi perdebatan ilmiah. Menurut Mas Becak, salah satu penyebabnya ialah emisi gas buang yaitu emisi gas karbon.

“Dalam satu liter bahan bakar terdapat satu persen emisi”, ujarnya.

Karena inilah, maka menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi Mas Becak dan tim di perusahaannya untuk membuat cat dari semula berbahan dasar karbon menjadi berbahan dasar air.

Artinya, perusahaan ditantang untuk merubah sejarah cat minyak dan cat air dari produk tak ramah lingkungan (red product) menjadi produk yang ramah lingkungan (green product) seperti motto perusahaannya yaitu ‘Bio Industries Pelopor Cat Ramah Lingkungan Standar Eropa’.

cat2
Bio Industries

Jalan panjang Bio Industries

Menghasilkan produk yang berkualitas dan ramah lingkungan bukanlah hal semudah membalikkan telapan tangan. Begitupun yang dilakukan Mas Becak dan timmnya. Ia bersusah-payah mempelajari sumber-sumber literatur terkait produk cat, mengikuti pelatihan, kursus, sampai melakukan percobaan-percobaan di laboratorium.

Alhasil, setelah lebih dari seratus kali melakukan percobaan, akhirnya Mas Becak dan timnya menemukan langkah yang paling tepat dan efisien dalam membuat cat berbahan dasar air.

Bahan baku pembuatan cat produk Bio Industeris ialah polyacrylic, polyuteran, filler yaitu kapur dan pigmen, dan yang paling utama ialah air sebagai pelarut. Sedangkan alat utama yang digunakan adalah alat pencampur (mixer), kemudian setelah diproduksi, cat tersebut dikemas dalam wadah kaleng.

Untuk menjaga kualitas produksinya, terutama agar semua produk sama kualitasnya maka pemeriksaan kualitas produk selalu rutin dilakukan. Karena Bio Industries telah di dukung oleh tenaga ahli berpengalaman pada bidang masing-masing maka setiap produk harus diteliti dengan mengikuti standard keamanan bahan sebagaimana tercantum dalam subtance very high concern (SVHC) list dari ECHA, serta dikembangkan dengan memperhatikan standard keamanan lingkungan sesuai dengan US-EPA regulation 8 dan Volatile Organic Compound (VOC).

Sebagai produk yang ramah lingkungan, maka produk Bio Industries ini tentu memiliki banyak dampak positifnya, antara lain tidak meracuni orang para pekerja yang melakukan pengecatan (tidak terkena dampak racun seperti pada cat konvensional). Selain itu, tentu saja, untuk lingkungan hidup, produknya tidak akan berdampak pada kesehatan. Sangat green chemical.

Selain kedua dampak diatas, tentu dampak ekonomi yang positif juga dihasilkan perusahaan yaitu terciptanya lapangan pekerjaan baru untuk mengurangi angka pengangguran dan menurunkan biaya kesehatan masyarakat.

Sebagai perusahaan yang resmi menjadi bahan usaha perseroan terbatas (PT) sejak tahun 2002, Bio Industri pun melakukan inovasi penjualan di dalam negeri dan ke luar negeri dengan sistem online (facebook fan pages, website, dan instagram), bahkan, saat ini, perusahaan telah berhasil menembus pasar dunia melalui pasar China.

Dengan teknik pelayanan full service and responsible, maka Bio Industries selalu memahami dan menyelami setiap tantangan masing-masing konsumen (customers) dan mampu memberi solusi, sehingga bukan sekedar menjadi suplyer atau penyedia barang semata, namun selain berinovasi dalam penjualan, perusahaan juga melakukan program-program CSR (Corporate Social Responsibility) berupa kegiatan amal, misalnya pembagian sedekah bagi masyarakat sekitar dan masyarakat yang kurang mampu, serta selalu mengadakan kursus atau pelatihan teknik pengecatan yang terbuka untuk umum.

Produk yang dapat dilihat di website www.bioindustries.co.id, antara lain (1) Paints & Coating : Merupakan kategori produk untuk cat/paint dan coating berbasis air (water based paint and coating) serta bahan polish (semir kayu) berbasis minyak alami (natural oil based polish); (2) Adhesives : Merupakan kategori produk untuk berbagai jenis bahan perekat atau glue; (3). Green Chemicals : Merupakan kategori produk untuk berbagai jenis bahan kimia berupa anti jamur, anti serangga, anti lumut, bahan kimia pemutih kayu, silika gel serta berbagai jenis bahan kimia penyerap kelembaban. Dari tiga produk besar tersebut, ada banyak varian yang sesuai kebutuhan Anda.

 

Maya Engelin Manopo, alumni pers mahasiswa Inovasi Unsrat, kini mahasiswi di Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta

 

build_links(); ?>