Mahasiswa ditantang ciptakan inovasi digital

inovasi|CC
Perkembangan teknologi smartphone (telepon pintar) di era digital dinilai turut mengubah perilaku dan kehidupan masyarakat.

“Smartphone menjelma menjadi barang yang paling dibutuhkan, khususnya di kalangan mahasiswa,” kata Direktur Utama Indosat Ooredoo, Alexander Rusli dalam kuliah bertajuk IoT for Education and Business, hari ini (30/11/2016).

Dalam pemaparannya, Rusli mengatakan, saat ini smartphone menjadi bagian penting dan tak terpisahkan dari kehidupan sosial.

“Berdasarkan penelitian, orang Indonesia rata-rata menggunakan smartphone 2,5 jam per hari. Sedangkan di dunia penggunaannya selama 3,5 jam,” katanya.

Misalnya, menjadikannya perangkat penunjang kuliah, berbisnis online dan lain-lain. Ia bahkan menantang mahasiswa menciptakan inovasi baru memanfaatkan kemajuan teknologi digital.

Sememtara Rektor Unsrat, Prof Ellen Kumaat berterima kasih kepada Indosat Ooredoo yang bekerja sama dengan Unsrat. Ia mengungkap, dalam pembicaraan Rusli bersedia meluangkan waktu dua kali dalam satu semester untuk memberikan kuliah umum.

“Selain itu, nantinya juga akan ada intensif bagi mahasiswa berprestasi ke beberapa center yang ada di Jakarta,” ungkapnya.

Ia berharap kedepan kerja sama dua pihak makin erat. “Kedepannya diharapkan akan muncul inkubator didunia digital seperti sekarang ini,” ungkapnya.(inovasi)

build_links(); ?>