Industri hotel di Sulut optimistis raih target 2017

inovasi|CC Industri hotel di Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) optimis mampu mencapai target tingkat hunian (occupancy rate/OR) mencapai 80 persen di tahun 2017.

“Tahun ini kami cukup optimis tingkat hunian kamar hotel bisa mencapai 80 persen,” kata Direktur of Sales Hotel Sintesa Peninsula Manado Julita Wowor.

Julita mengatakan angka ini cukup realistis dengan melihat kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang terus mengalami peningkatan dua tahun terakhir ini.

Apalagi, kata dia, Pemprov Sulut punya strategi mempromosikan wisata Sulut baik secara nasional maupun internasional, yang memberi respon positif bagi industri hotel di Sulut.

Selain adanya penerbangan carter dari beberapa kota di Tiongkok yang membuat banyak wisman dari negara Tirai Bambu tersebut datang ke Sulut, juga kegiatan pemerintah dari pusat.

“Saat ini, permintaan kegiatan pemerintah pusat di Manado khususnya di Hotel Peninsula mulai berdatangan,” jelasnya.

Di kesempatan terpisah, PR Manager Mercure Tateli Beach and Resort Quin Youke Simatauw mengatakan, target tingkat hunian di tahun ini lebih tinggi dari tahun sebelumnya.

“Kami berani menargetkan tahun ini di atas 90 persen. Tahun ini saja, okupansi hotel sudah 80 persen dipesan wisatawan asal Tiongkok,” katanya, meyakinkan.

Pihaknya berharap tingkat hunian akan semakin tinggi, karena mampu memberikan dampak ke semua sektor perekonomian.
Industri hotel sangat erat kaitannya dengan sektor pertanian, perkebunan, perikanan karena membutukan pangan untuk diolah.

Otomatis, katanya, pihak hotel memanfaatkan pangan lokal karena selain murah dibandingkan dipasok dari luar daerah, juga membantu petani di Sulut mendapatkan pasar tetap.

Namun, katanya, harus diakui ada sebagian pangan yang memang harus impor karena lokal belum mampu penuhi. (inovasi)

build_links(); ?>