3 Mapala tewas, Rektor UII mundur

Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta

inovasi|CC Akibat peristiwa pendidikan dasar Mahasiswa Pecinta Alam (Diksar Mapala) menewaskan 3 mahasiswa, Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Harsoyo resmi mengundurkan diri, terhitung mulai hari ini (26/1/2017).

Atas peristiwa yang merenggut nyawa 3 orang mahasiswanya itu, Pak Har – demikian ia sering disapa, mengatakan pengunduruan dirinya merupakan bentuk tanggungjawab moral sebagai pemimpin di kampus tersebut.

“Saya menyatakan mengundurkan diri, bukan artinya saya mau meninggalkan apa-apa yang mesti diurus sekarang. Saya tetap akan mengawal proses hukum kasus ini,” kata Harsoyo.

Ia juga meminta maaf terhadap seluruh bangsa Indonesia karena teledor dan membuat nama pendidikan tercoreng.
Koordinator Kopertis Wilayah V DIY Bambang Supriyadi mengatakan pengajuan pengunduran diri Harsoyo sebenarnya sudah diajukan beberapa hari yang lalu.
Ia pun menilai pengunduran diri Harsoyo memang sebuah keharusan karena telah mencoreng dunia pendidikan.

“Rektor STIP saja diberhentikan karena satu mahasiswa meninggal. Apa lagi ini ada tiga,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, Menristekdikti M Nasir juga mengatakan pengunduran diri Harsoyo sudah tepat karena apa yang terjadi di UII telah mencoreng nama baik pendidikan.

Tiga mahasiswa UII tewas ketika menjalani Pendidikan Dasar (Diksar) mapala. 3 orang itu meninggal diduga akibat kekerasan yang dilakukan senior mereka. Saat ini, organisasi kampus tersebut sudah dibubarkan. (inovasi)

build_links(); ?>