Tragis, bayi gizi buruk Bitung meninggal

inovasi|CC Jesica Damar, balita berumur 2 tahun yang diduga menderita gizi buruk yang dirawat pekan lalu, meninggal dunia di RSUD Manembo-Nembo, kota Bitung, Sulawesi Utara.

“Ia meninggal dunia Kamis lalu,” kata Direktur RSUD Manembo-Nembo Dr Pitter Lumingkewas, hari ini (29/1/2017).

Menurut Pitter, pihak rumah sakit telah berusaha keras menyelamatkan si anak, namun kondisinya sudah sangat parah.

“Kondisinya memang sudah buruk sejak dibawa kemari,” kata dia.

Kisah Jesica memang memilukan. Ia diduga menjadi korban dari masalah kemiskinan serta konflik kedua orangtuanya.

Ester Damar, sang ibu, yang hanya berprofesi sebagai tukang cuci, mengaku tak mampu membiayai kehidupan Jessica.

“Saya tak mampu belikan ia susu serta makanan bergizi,” kata dia.

Disebutnya, sang anak mengalami kelainan paru paru sejak kecil. Kemiskinan membuatnya hanya bisa membawa sang anak berobat tradisional.

“Kami ke rumah sakit inipun merupakan perjuangan besar, kami harus pinjam uang sana sini agar bisa kemari,” ujar dia.

Disebut Ester, suami telah meninggalkan mereka. Awalnya ia bermukim di Minut, tapi setelah pisah, ia kembali ke Pulau Lembeh.

Kadis Kesehatan Bitung Frangky Soroiton membenarkan adanya kasus bayi terduga gizi buruk yang dirawat di RSUD Bitung.
Namun, kata dia, bayi itu terdata sebagai penduduk kabupaten Minut.

“Mereka baru pindah ke Lembeh, sebelumnya mereka terdata di Minut,” ujar dia.

Soriton mengatakan, pihaknya tetap membantu bayi tersebut dengan pengurusan BPJS. Disebutnya, Bitung berfokus pada penanganan kesehatan hingga bebas dari gizi buruk. (inovasi)

build_links(); ?>