Markobar dituduh kandung babi, begini respon Gibran

Markobar

Berhembus kabar hoax di twitter tentang martabak ‘Markobar’ mengandung minyak babi. Netizen pun dibikin resah.


inovasi|CC Belum lama ini, netizen dihebohkan isu negatif yang tersebar di jagad media sosial mengenai kuliner martabak Markobar. Usaha makanan milik putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka ini dituduh haram karena mengandung minyak babi.

Salah satu akun yang gencar membeberkan hal tersebut adalah akun Bangkit Melawan melalui akun twitternya @Investigator_JR. “Hati hati makan martabak markobar mengandung minyak babi,” begitu tulisnya dalam akun twitter.

Melihat kicauan tersebut, banyak netizen yang mempertanyakan postingan tersebut. Mereka bertanya karena tak ada fakta atau bukti pendukung yang menguatkan cuitannya tersebut.

Namun akun tersebut tak memberikan jawaban pasti mengenai data dan fakta Markobar mengandung minyak babi. Ia justru hanya menjawab beberapa pertanyaan netizen, dengan mengatakan itu adalah kebebasan berpendapat di media sosial.

“Kalau kamu suka martabak berminyak babi ya makan saja, tak ada yg melarang,” tulisnya menjawab pertanyaan netizen.

Akun tersebut juga meminta Gibran menyerahkan sertifikat halal Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk membuktikan bahwa markobar miliknya bebas minyak babi.

Bagaimana jawaban Gibran? Gibran ternyata memantau kicauan-kicauan tersebut. Tapi ia tak banyak mengomentari tuduhan itu. Lewat akun @Chilli_Pari, Gibran hanya menuliskan kaliman sederhana.

“Saya sedang menyimak twit2 cerdas dari rekan saya @Investigator_JR,” tulisnya.

Dalam postingan terbaru (8/2/2017), akun @Chilli_Pari justru mengunggah Martabak Markobar delapan rasa lengkap dengan bahan dan harganya.

Melihat jawaban Gibran, banyak netizen yang mengusulkan agar pemilik akun Bangkit Melawan dilaporkan karena menurut mereka telah mencemarkan nama baik. Bahkan, ada juga netizen kagum dengan sikap Gibran yang dinilai dewasa menyikapi permasalahan serius yang menimpanya, tidak mudah tersulut emosi.

“Konsekuensinya harus diantisipasi, karena ini kan bisnis,” twit-nya mengakhiri keriuhan. (inovasi)

build_links(); ?>