Manado jadi tuan rumah Turnamen Paragliding

Paragliding

Even ini akan menunjang pariwisata di Sulut, karena para peserta dari berbagai dunia. Sudah 12 negara yang mendaftar.

Paragliding

Kotapatriot.com Kota Manado, Sulawesi Utara menjadi tuan rumah iven internasional Piala Dunia Ketepatan Mendarat Paralayang bertajuk Paragliding Accuracy Word Cup (PGAWC) seri 1 tahun 2017.

“Kota Manado memiliki keunggulan yang luarbiasa yang tidak dimiliki daerah-daerah lain bahkan sampai dunia,” ucap Danlanud Sri Kolonel Penerbangan Arifaini Nur Dwiyanto selaku Ketua Aero Sport Indonesia (FASI) Sulut, hari ini (25/2/2017).

Alasan lainnya adalah ketika lepas landas dari gunung Tumpa, Paragliding langsung disuguhi pemandangan Kota Manado, perbukitan, dan pantai yang indah.

“Keunggulan-keungulan tersebut tidak dimiliki daerah lain bahkan negara-negara di dunia,” ujar Kolonel Arifaini.

Manado, kata dia, memiliki potensi untuk lomba dunia karena para peserta sudah mengenal dan lokasinya sangat strategis dimana peserta tak off dari gunung, melihat view Kota Manado dan mendarat di pantai.
Kegiatan ini juga akan menunjang pariwisata dimana para peserta dari berbagai dunia. Sudah ada sekitar 12 negara yang mendaftar.

Kadispora Provinsi Jani Lukas berkata Pemerintah Provinsi mendukung penuh kegiatan tersebut. “Dengan adanya kegiatan internasional di Manado akan menimbulkan multi player efek di berbagai bidang,” jelasnya.

Iven internasional ini juga secara kolaborasi antara Pemrov dan Pemkot demi menunjang kepariwisataan di Sulut.

Patut dibanggakan Kota Manado terpilih tuan rumah pelaksanaan seri pertama PGAWC. Terobosan Pemkot Manado bersama Pemprov Sulut ini setelah melalui proses bidding ketat mengalahkan belasan Negara yang mengajukan permohonan menjadi tuan rumah.

PGAWC ini merupakan kejuaraan dunia bersifat seri. Setelah seri pertama dilaksanakan di Manado mengambil lokasi Taman Hutan Raya (Tahura) Gunung Tumpa H.V Worang, 17-19 Maret. Seri selanjutnya akan berlangsung di Serbia (April 2017), Kanada (Juli 2017) dan Slovenia (September 2017).

Kadispora Kota Manado Lenda Pelealu berkata dengan iven ini mata dunia kembali tertuju di Kota Manado, Sulawesi Utara.

“Sebagai tuan rumah tentunya akan mempersiapkan segala sesuatu dengan baik demi terlaksananya iven internasional Paragliding,” katanya.

Saat ini sudah 12 negara yang mendaftar secara online untuk mengikuti Paragliding seri pertama ini. Yakni Indonesia, Cina, Hong Kong, Thailand, Singapura, Serbia, Philipina, Korea Selatan, Jepang, Kanada, Bosnia dan Herzegovina, serta Belarusia.

Wali Kota Manado Vicky Lumentut mengakui, iven ini untuk pertama kalinya Sulawesi Utara mendapatkan kehormatan untuk terpilih menjadi tuan rumah iven Paralayang tingkat dunia yang dilaksanakan di Kota Manado.

“Saya berharap melalui iven ini dapat memicu peningkatan prestasi olahraga dirgantara, juga dapat menjadi ajang promosi Sulawesi Utara ke seluruh dunia dan mendukung program Sport Tourism yang tengah gencar dilakukan oleh pemerintah Provinsi Sulut,” kata Lumentut. (inovasi)

Paragliding
build_links(); ?>