Manado Tuan Rumah Pertemuan Anggota CTI-CFF

Pesona Pulau Masare, Siau, Sulut

inovasi.cc – Sekretariat Regional Prakarsa Segitiga Terumbu Karang untuk Terumbu Karang, Perikanan dan Ketahanan Pangan (CTI-CFF) menggelar The 1st CTI-CFF University Partnership Meeting.
Pertemuan Pertama Kerjasama Universitas CTI-CFF ini digelar di Sekretariat Regional CTI-CFF di Manado hingga 1 Maret 2017.

Pertemuan ini adalah tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) yang telah dilakukan antara Sekretariaat Regional CTI-CFF dengan beberapa universitas pada tahun 2016 lalu.

Hasil dari rembug ini menciptakan momentum positif bagi kerjasama kampus dan pemerintah tidak hanya dalam pengelolaan sumber daya alam kelautan. Selain itu, pembangunan sumber daya manusia yang hidup di kawasan pesisir, pulau-pulau kecil, serta keberlangsungan riset berbasis saintifik di kawasan Segitiga Karang.

YBrs. Prof Madya Dr Ramzah Dambul, Deputy Secretary of Kementerian Sains, Teknologi dan Inovasi (MOSTI) Malaysia menyambut baik pertemuan ini. Menurut dia, kerja sama lintas universitas enam negara ini adalah yang pertama di kawasan Segitiga Karang.

“Sebagai kawasan strategis, kita perlu mengembangkan kapasitas bersama di bidang riset yang melibatkan para akademisi negara anggota CTI yang bertujuan menjaga ketahanan pangan dan kelestarian sumber daya alam kawasan,” ujarnya seraya berharap, komitmen bersama ini bisa diimplementasikan di lapangan.

Horacio Amaral dos Santos Guterres – National Director of Aquaculture Timor-Leste mengungkapkan, aksi nyata peningkatan kapasitas kalangan akademisi dan kerja sama riset ialah menggerakkan promosi konservasi kelautan, perikanan berkelanjutan dan ketahanan pangan.

“Banyak hal yang dapat dilakukan bersama antara perguruan tinggi universitas dan pemerintahdalam mengawal perkembangan sektor kelautan. Salah satunya adalah melalui wadah kerjasama antar universitas,” ujar Amaral.

Direktur Eksekutif Sekretariat Regional CTI-CFF, Widi A. Pratikno PhD menambahkan, hal-hal yang bisa dikerja samakan ialah masalah pendanaan, transfer ilmu pengetahuan melalui kajian dan riset terbaru, tukar menukar tenaga ahli diantara negara-negara CTI-CFF.

“Demikian pula beasiswa, pengabdian kepada masyarakat serta ketahanan pangan lintas negara” terang Widi A. Pratikto.

Dalam kegiatan The 1st CTI-CFF University Partnership Meeting, diharapkan tercapai beberapa kesepatan aksi antara perguruan tinggi sebagai lembaga kajian dan penerapan ilmu pengetahuan.

Sementara, Dr. Nani Endiarti, Asdep Iptek, Deputy Bidang Koordinasi SDM, IPTEK, Budaya Kemenko Maritim menambahkan, pemerintah Indonesia mendorong pihak universitas untuk menggunakan kesempatan sebaik mungkin di bidang riset kelautan yang saat ini menjadi salah satu prioritas dari Pemerintah RI.

“Agar kesimpulan forum Kerjasama Universitas CTI-CFFdapat terlaksana. Dunia kampus selalu punya sumber daya yang cukup untuk menunjang riset dan mengaplikasikan ilmu di lapangan guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” tukasnya.

Beberapa Universitas ternama dari 6 negara CTI-CFF telah hadir di Manado, yaitu 4 dari Indonesia: Institut Pertanian Bogor/IPB -Bogor, Institut Teknologi Sepuluh Nopember/ITS -Surabaya, Universitas Hasanuddin/Unhas -Makassar, dan Universitas Sam Ratulangi/Unsrat, Manado; Universiti Malaysia Terengganu/UMT -Malaysia; The University Of Papua New Guinea (UPNG); Solomon Islands National University (SINU); Universidade Nacional Timor Lorosa’e (UNTL) -Timor-Leste; dan James Cook University (JCU), Australia.

Selain itu 5 perwakilan National Coordinating Committee (NCC) CTI-CFF dari 6 negara anggota CTI-CFF (Indonesia, Malaysia, Papua Nugini, Solomon Islands, Timor-Leste) juga turut hadir mendampingi. Termasuk perwakilan dari Kemenristekdikti, Kemenko Maritim, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Atase Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia untuk Malaysia, Filipina, Timor-Leste, Center of Remote Sensing and Ocean Sciencies (CReSOS) Universitas Udayana -Bali, World Conservation Society (WCS), The Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) GmbH.(inovasi)

build_links(); ?>