Ada Peter Sondakh di balik liburan Raja Arab

Hotel St. Regis Nusa Dua, Bali.

inovasi.cc – Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz, setelah mengadakan pertemuan bilateral dalam kunjungannya di Jakarta, akan membawa 1.500 rombongannya untuk berlibur ke Bali.

Raja Salman bersama rombongan akan menginap lima hari di Nusa Dua, Bali, mulai Sabtu 4 Maret 2017. Selama di Bali, Raja Salman akan menginap di Hotel St. Regis Nusa Dua.

Ternyata, hotel tersebut milik Starwood Hotels & Resorts Worldwide bekerja sama dengan Rajawali Property Group milik pengusaha nasional, Peter Sondakh, putra kelahiran Minahasa.

Peter Sondakh

Orang tua Peter memulai bisnisnya sejak 1954, memproduksi minyak kelapa serta mengekspor kayu. Di usia 20 tahun, harus mengambil alih bisnis keluarga setelah Sang Ayah meninggal, demi membiayai ibu serta empat orang

Ia yang berumur 22 tahun, mengambil alih bisnis minyak kelapa dan ekspor kayu, mendirikan PT. Rajawali Corporation. Melalui Rajawali Corporation, ia memulai bisnis properti sebagai perluasan usaha yang ditekuni ayahnya. Peter mencoba memasuki korporasi besar, berkat keahlian kumonikasinya ia dekat dengan orde baru.

Berdasarkan catatan redaksi, ada 13 perusahaan yang diakuisisi dan 6 perusahaan didivestasi. Di sisi lain, grup usaha ini memiliki andil (penyertaan saham) di 13 perusahaan. Adapun total anak usaha dan perusahaan terafiliasi yang dimiliki Peter mencapai 49 perusahaan. Sebagai holding company di lingkungan Rajawali Corporation.

Krisis 1998 sempat menenggelamkan nama Peter Sondakh dan Grup Rajawali-nya. Peter dikenal sebagai sosok pebisnis yang rajin jual-beli perusahaan. Karenanya, ada orang yang lebih suka menyebutnya sebagai investor ketimbang pebisnis. Saat peluncuran stasiun televisi RTV pada 2012, misalnya, publik pun tak kaget lagi. Di stasiun televisi yang semula bernama B-Channel ini, pria penganut Kristen taat ini menjabat sebagai CEO Rajawali Corporation.

Hotel St. Regis Nusa Dua, Bali.

Berdasarkan website resminya, saat ini Starwood mengelola 18 hotel di Indonesia, lima di antaranya berada di Jakarta. Starwood akan membuka 13 hotel lainnya dalam tiga tahun ke depan.

Selain The St. Regis Jakarta, Starwood juga mengelola Aloft Hotel yang terletak di Kebon Jeruk dan Wahid Hasyim, serta The Westin Hotel Jakarta dan W Hotel Jakarta.

Kemitraan bisnis antara Starwood dan Rajawali Property Group saat ini memiliki delapan hotel yang dikelola oleh Starwood dengan jumlah keseluruhan kamar yang lebih dari 1.500 di Malaysia dan Indonesia, termasuk The St. Regis Bali Resort dan all-suite St. Regis Langkawi Resort. St. Regis Langkawi Resort sebagai bagian dari kompleks terpadu yang terdiri dari The Westin Langkawi Resort & Spa dan Langkawi International Convention Centre (LICC). (inovasi)

build_links(); ?>