Mulai tumbuh, terumbu karang di Pantai Manado

inovasi|CC Peserta penyelaman bersama antara Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) Zona Tengah dan politeknik negeri Manado (Polimdo) tampak antusias, setelah mereka menyelam perairan pantai Malalayang, kota Manado.

“Wisata air di Manado sangat bagus. Perlu dipublikasikan agar datang banyak wisatawan baik dalam maupun luar negeri,” kata Kepala Zona Maritim Tengah Bakamla RI, Brigjen Pol. Anang S. Hidayat, hari ini (3/3/2017).

Anang merupakan salah satu pengagas budi daya terumbu karang, yang mulai ditanam tahun 2016 lalu. Sebenarnya, pemeliharaan taman lalu lintas itu akan diteruskan pejabat yang mengantikannya sebagai kepala Bakamla Zona Tengah, Kombes Pol Bastomy Sanap.

“Hasil penanaman sangat luar biasa,” kata dia.

Menurut rencana, pihaknya akan menceburkan 11 bangkai mobil bekas, yang nantinya akan menjadi media pertumbuhan terumbu karang baru. Untuk itu, ia akan berkoordinasi dengan Mabes polri, untuk mendapat payung hukum menciptakan lingkungan baru bagi pertumbuhan terumbu karang.

“Kami siap disposal. Setelah itu ditenggelamkan. Ini bagian dari tugas kami Bakamla. Kami akan memfollow up dengan membangun jalan,” kata Bastomy.

Sementara itu, aktivis lingkungan Pahlano Daud, yang juga dosen Politeknik mengatakan, taman seluas ukuran 50 X 80 meter, patut dipelihara dan lestari semua pihak.

“Terumbu karang buatan itu sangat bagus,” kata dia. (inovasi)

build_links(); ?>