Panglima ajak mahasiswa utamakan kepentingan nasional

Aktivis GMNI demo menolak Freeport

inovasi.cc | Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengajak para mahasiswa untuk kembali kepada nilai-nilai luhur bangsa Indonesia. Untuk itu, cinta dan peduli kepentingan negara harus menjadi kepentingan tertinggi di atas kepentingan pribadi.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI dihadapan 6.000 mahasiswa di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Pekanbaru dan 3.000 mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) Sumatera Barat, pada Kuliah Umum yang mengusung tema “Memahami Ancaman, Menyadari Jati Diri, Sebagai Modal Mewujudkan Indonesia Sebagai Bangsa Pemenang”.

Menurut Panglima, NKRI tidak dibentuk dalam waktu sesaat tetapi didirikan dengan perjuangan dan pengorbanan serta diikat dengan nilai-nilai luhur yang menumbuhkan kebangsaan Indonesia.

Baca: Lagi, Panglima minta mahasiswa waspadai disintegrasi

“Wawasan kebangsaan dapat dikembangkan dengan mempelajari dan memahami nilai-nilai luhur dan sejarah berdirinya bangsa ini,” ujarnya.

“Mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan harus memiliki wawasan kebangsaan yang mendalam terhadap NKRI, agar negara yang terbentang dari Sabang sampai Merauke bisa kita wariskan kepada generasi berikutnya secara utuh dan tidak kurang sejengkalpun,” ucap Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo juga mengatakan bahwa para mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan harus banyak berbuat dan berkreasi, bukan hanya berbicara.

“Pemimpin harus berbuat untuk menciptakan suasana tentram di lingkungan masyarakat, apalagi saat ini tengah diusik dengan beragam gejolak yang mengarah ke instabilitas kondisi sosial ekonomi,” katanya.

Pada kesempatan tersebut Panglima TNI mengajak mahasiswa untuk bermimpi besar karena mimpi adalah cita-cita yang harus diwujudkan dengan kerja keras dan selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Cita-cita akan tercapai dan doa akan dikabulkan

build_links(); ?>